Rabu, 26 November 2014

ADA YANG SALAH KINI

Hari-hari masyarakat sekarang ini berkutat dengan kebingungan dan resah, hal ini akibat dari kepercayaan yang telah diberikan berbuah lelucon yang kadang lucu, menghebohkan, menggeramkan dan memancing amarah, tapi kondisi ini memang harus dijalani saat ini kita tidak bisa menghindarinya bahkan kita pun tidak boleh menyalahkan siapa pun, karena hal ini bukan karena pilihan kita tapi mungkin akibat dari pilihan orang-orang terdekat kita, jadi lapangkanlah hati dan pikiran kita menghadapinya.
Sekarang kita diberikan kebebasan untuk berpendapat dan berbuat selama kita masih didalam koridor hukum yang berlaku, walaupun terkadang hukum itu membuat kita terombang-ambing bersikap atau bahkan akan menjerat kita kedalam posisi bersalah, lihatlah para pembuat kebijakan yang sebagian besarnya saat ini menjadi pesakitan, sebagian mereka mungkin tidak berniat atau bahkan tidak mengerti bahwa kebijakannya salah dalam aturan lain diluar maksud tujuannya, hal itu disebabkan penerapan aturan yang tumpang-tidih (bertolak belakang) di negara kita, semua praktisi tahu akan kondisi ini namun yang agaknya kurang kita mengerti kenapa terjadi pembiaran atau apakah ini kesengajaan untuk memberikan warna kehidupan yang menguntungkan bagi segelintir pihak.
Kekisruhan yang ada saat ini sebenarnya merupakan bagian proses ekosistem kehidupan yang tidak terlihat dimana terdapat rantai ekosistem yang belum tertata jelas seperti dalam ekosistem rimba ataupun kehidupan liar (Binatang) sebagai perbandingan kita lihat ekosistem Binatang terlebih dahulu:






Sementara dalam kehidupan kita :




Itulah gambaran dimana seharusnya dalam ekosistem kita posisi rakyat berada diawal dan diakhir namun kini posisi itu menjadi aneh karena selogan dari rakyat untuk rakyat terkesan sirna dan tidak berlaku lagi, itu disebabkan pemikiran yang berkembang dan inovatif namun menjadi kearah yang negative dan buruk, saat ini semua saling menyalahkan dan menganggap diri/kelompoknya yang benar, manusia yang objektif letaknya dipinggir jurang dan segera di jungkalkan kedalam lembah kematian sehingga kebenaran menjadi sebuah hal yang mahal dan hanya untuk orang-orang dengan pikiran picik dan sadis.
Selanjutnya para tokoh agama pun kini juga ikut inovatif karena perkembangan yang terjadi apalagi semenjak berkurangnya para pendakwah senior ataupun memiliki visi agama sebagai pemandu hidup, kina para tokoh agama sibuk dalam dunia politik dan komersialitas, sehingga apapun dakwah dan panduannya menjadi tidak karuan, seperti dakwah harus dibandrol harga yang tinggi, lambang halal di produk makanan perlu biaya tinggi sementara itu merupakan hal mendasar yang dibutuhkan umat, ya dibahas atau tidak ya tetap saja pusing mendengar dan melihatnya.

Apakah daya kitaaaaaa>?

Senin, 10 November 2014

PERKEBUNAN MASA KINI

Melihat tingginya kebutuhan masyarakat dunia, mempertimbangkan berbagai potensi dan keunggulan yang dimiliki, serta tantangan pembangunan yang harus dihadapi, agribisnis perkebunan memerlukan suatu transformasi percepatan dan perluasan pembangunan menuju perusahaan agribisnis perkebunan yang tangguh dalam menghadapi persaingan global dan mampu memberikan kesejahteraan bagi stakeholders.

Penggunaan teknologi maju dan menciptakan value creation dalam pengelolaan usaha perkebunan merupakan solusi terbaik untuk meningkatkan profitabilitas secara berkesinambungan dengan tetap berpedoman dan menjunjung tinggi nilai-nilai religius. Berbagai perubahan dalam industri perkebunan juga sering terjadi, baik dari aspek teknis, ekonomi, kelembagaan, maupun lingkungan.

Perkembangan teknologi pada industri hulu dan hilir perkebunan akan sangat berpengaruh terhadap kinerja sub sektor perkebunan. Dari aspek pemasaran, implementasi liberalisasi perdagangan akan berpengaruh terhadap kinerja perkebunan. Kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pola pengembangan perkebunan dan otonomi daerah akan sangat mewarnai keberhasilan perkebunan pada masa mendatang.

Tuntutan terhadap perbaikan lingkungan tentu akan berpengaruh terhadap sub sektor perkebunan. Dampak perubahan lingkungan strategis tersebut terhadap subsektor perkebunan perlu dicermati ataupun dianalisa. Dengan analisis tersebut, berbagai pihak yang terlibat dalam agribisnis perkebunan, seperti produsen/petani, pedagang, dan pemerintah dapat mengambil langkah-langkah antisipasi guna mengembangkan sub sektor perkebunan secara optimal. Sehingga alokasi sumberdaya pada sub sektor perkebunan dapat berjalan dengan baik.

Pencapaian kinerja PT Perkebunan Nusantara I periode tahun 2013 beberapa diantaranya masih berada dibawah RKAP, namun pencapaian tersebut didominasi dengan tingginya target yang tercapai, bahkan melebihi RKAP. Sehingga pada tahun 2013 berhasil membukukan laba komperhensif sebesar Rp38,45 Miliar.

Untuk lebih mengoptimalkan kinerja, salah satu faktor yang menentukan adalah pembangunan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), mengingat agribisnis perkebunan memiliki keterkaitan yang erat dengan manusia, baik dalam melaksanakan proses bisnisnya maupun target pencapaian tujuan perusahaan yaitu kesejahteraan stakeholders. Aadapun kondisi tenaga kerja     PT Perkebunan Nusantara I pada tahun 2013 adalah sebagai berikut:

Tenaga Kerja
Dikelola
Perusahaan
Dikelola KSO/ Joint Operation
Karyawan Pimpinan
213
68
Karyawan Pelaksana
4.380
1.388
Jumlah
4.593
1.456

Disamping peningkatan produksi dan pencapaian kinerja, pro kontra mengenai dampak perkebunan lazim terjadi, diantaranya isu perusakan lingkungan  (pembukaan Lahan) dan pemanasan global yang berakibat pada perubahan iklim  seiring dengan laju deforest. Namun arah perbaikan dan pencegahan terhadap kontroversi tersebut telah dilaksanakan, seperti sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) pada beberapa kebun dan pelaksanaan penilaian kinerja unggul BUMN yang dapat membantu pengendalian proses bisnis serta dampaknya.

Menjaga keseimbangan perkembangan perusahaan dengan pemenuhan permintaan pasar atas komoditi hasil perkebunan, dapat dilakukan dengan melakukan invasi areal, intensifikasi dan pendayagunaan perkebunan sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Negara Nomor PER-13/MBU/09/2014 tentang Pedoman Pendayagunaan Aset Tetap Badan Usaha Milik Negara dan saat ini luasan lahan PT Perkebunan Nusantara I adalah sebagai berikut:

No
Komoditi
Luasan Tahun 2013
Produksi Tahun 2013
Luasan Tahun 2014
Prod s.d Okt 2014
1
Kelapa Sawit





a.   Tanaman Muda





b.   Tanaman Belum Menghasilkan





c.   Tanaman Baru




2
Karet





a.   Tanaman Menghasilkan






Pencapaian kinerja sampai saat ini dinilai masih kurang optimal, sehingga perlu membangun strategi bersaing dan kerja sama melalui manajemen inovasi dalam pencapaian kinerja perusahaan, antara lain inovasi dan kreatifitas personel serta pemberian apresiasi terhadap personel berkinerja baik. Pembangunan strategi tersebut sangat berpotensi meningkatkan kualitas pengelolaan perusahaan.

HAL YANG MEMBERIKAN PENGARUH PADA MANUSIA

Jika kita membicarakan manusia maka akan terlihat sebuah mahluk yang diciptakan dengan sangat baik dan mulia oleh ALLAH SWT, namun kondisi saat ini kita cendrung melihat bahwa manusia cendrung berubah menjadi mahluk yang buas dan tidak berperasaan.
Kenapa perasaan terpisah dengan pengartian buas, hal ini disebabkan dari kondisi sekarang dimana seekor hewan buas seperti harimau dan yang lainnya pun masih memiliki perasaan karena dia tidak memakan/membunuh anaknya sendiri, namun kebalikannya dengan manusia dan kondisi tersebut semakin hari terus bertambah parah, mari kita lihat beberapa penyebabnya;
AMBISI/OBSESI dalam kamu bahasa Indonesia diartikan :
Ambisi adalah keinginan (Hasrat,Nafsu) yang memiliki kuantitas besar untuk dapat memperoleh,mencapai sesuatu seperti halnya dengan pangkat dan jabatan atau untuk dapat melakukan sesuatu.
Obsesi adalah  sebuah pemikiran seseorang yang selalu ada dan mengganggu pikiran dan sangat sulit untuk dihilangkan dari dalam pikiran.
Kedua hal tersebut merupakan hal yang biasanya seiring sejalan dalam kehidupan manusia, selanjutnya hal tersebut akan mengurung manusia kedalam sebuah kehancuran dimana manusia tersebut akan menghilangkan logika dan akal sehatnya sehingga melakukan tindakan yang berdampak sangat buruk bagi manusia itu sendiri maupun keluarganya.
LINGKUNGAN merupakan wilayah/lokasi dimana manusia melakukan aktivitas sosialnya seperti bekerja dan tinggal menetap, dalam lingkungan ini manusia posisinya adalah sebagai individu dan didalam lingkungan manusia melakukan interaksi dengan individu lain yang ada pada lokasi yang sama, normalnya hubungan/interaksi tersebut akan menimbulkan sebuah ikatan mental dari masing-masingnya.
Akibat dari ikatan tersebut maka hubungannya akan berkembang dari yang awalnya saling melengkapi berkembang kepada hubungan dengan ikhtikad yang tidak baik, diantaranya adalah bekerja sama untuk malakukan hal-hal yang negative, lama kelamaan hubungan tersebut akan mempengaruhi individu lain yang ada disekitarnya baik untuk berperan serta maupun melakukan penolakan. Akhirnya menhancurkan individu yang terlibat didalamnya.
KELUARGA dalam adat, budaya dan agama sangat sering kita mendengar wejangan/peringatan untuk berperilaku, demikian juga dengan pernikahan (membentuk sebuah keluarga baru), seperti pilihlah wanita/pria yang seiman dengan kita dalam memilih jodoh dan lihatlah bebet, bibit dan bobot dalam memilih pasangan hidup, hal ini menandakan adanya prinsip kehati-hatian yang sangat besar dalam berkeluarga, karena apabila kita salah dalam tahap awal berkeluarga maka akan berdampak buruk kedepannya yang sudah barang tentu mempengaruhi individu didalamnya.
HARTA cakupan arti kata harta ini pun cukup luas, bisa saja kita mengarahkannya kepada unsur materi maupun non materi, dalam prosesnya untuk meraihnya juga memerlukan cara ataupun proses yang bisa saja cukup panjang maupun dengan instant. Untuk meraih harta ini setiap individu memiliki cara dan strategi dan proses tersebut bisa saja menimbulkan persaingan dengan individu lainnya, sehingga cara-cara negative pun menjadi lumrah/wajar untuk dilakukan.
FANATISME keyakinan atau kepercayaan yang sangat terlalu kuat atas sebuah ajaran, biasanya ajaran politik, agama maupun pemikiran, fanatisme identik dengan sebuah keyakinan yang terlalu sehingga menimbulkan hal yang buruk dan merugikan, fanatisme ini mampu untuk merobohkan apapun yang mehalanginya.

Itulah 5 (lima) hal yang memberikan pengaruh baik dan buruk dalam manusia, sehingga diperlukan kecermatan dan kearifan dari setiap kita dalam menyikapinya, untuk dapat menciptakan manusia yang baik budi pekerti dan amanah.

Selasa, 04 November 2014

Tentang Pinjam Pakai dalam Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-13/MBU/09/2014.

Dalam penjelasan peraturan diterangkan bahwa pinjam pakai adalah pemanfaatan aset tetap oleh mitra untuk jangka waktu tertentu dengan memberikan kompensasi kepada perusahaan, sedangkan yang dimaksud dengan Mitra adalah pihak-pihak yang memanfaatkan aset tetap BUMN melalui kerjasama yang diikat dalam suatu perjanjian dengan prinsip saling menguntungkan.

Dalam penunjukan mitra dapat dilaksanakan dengan menggunakan 2 (dua) macam ketentuan yaitu :
- Pemilihan Langsung adalah pemilihan mitra melalui pemilihan kepada beberapa pihak               terbatas sekurang-kurangnya 3 (tiga) calon mitra potensial.
- Penunjukan Langsung adalah pemilihan mitra yang dilakukan secara langsung kepada               satu calon mitra potensial.

Selanjutnya dalam pendayagunaan aset tetap dengan cara pinjam pakai dilakukan dengan tetap mengutamakan pendayagunaan dengan cara yang lain seperti Bangun Guna Serah (BGS), Bangun Serah Guna (BSG), Kerjasama Operasional (KSO), Kerjasama Usaha (KSU) dan Sewa terlebih dahulu terkecuali;
1. Dimungkinkan sesuai ketentuan internal perusahaan dan berdasarkan kajian bisnis cara           pinjam pakai lebih menguntungkan.
2. Dilakukan dalam rangka kepentingan BUMN yang lebih besar; atau
3. Sepanjang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pemanfaatan Aset Tetap                   dimaksud tidak dapat dilaksanakan dengan cara lain.

Dalam pelaksanaan pinjam pakai pihak peminjam wajib untuk dikenai biaya kompensasi dengan penjelasan;
a. BUMN berhak mendapatkan kompensasi dari Mitra yang dituangkan dalam perjanjian.
b. Kompensasi tersebut diutamakan berupa uang, namun dapat berupa non uang dengan             memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penjelasan poin B adalah ada beberapa aturan undang-undang dan peraturan presiden yang mengatur pengadaan tanah untuk kepentingan umum yaitu;
1. Undang-Undang RI Nomor 2 tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan             Kepentingan Umum.
2. Peraturan Presiden Nomor 71 tahun 2012 tentang penyelenggaraan Pengadaan Tanah             Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum.

Dalam pelaksanaannya Direksi perusahaan memerlukan persetujuan tertulis dari Dewan Komisaris/Dewan Pengawas, dimana dalam permohonannya harus disertai dengan:
a. Alasan dan pertimbangan pendayagunaan Aset Tetap
b. Penjelasan mengenai objek aset yang sekurangnya memuat tentang jenis, lokasi, kondisi           aset, status kepemilikan/penguasaan dan peruntukan aset tetap sesuai dengan rencana            umum tata ruang (RUTR)
c. Penjelasan proses seleksi dan pemilihan Mitra
d. Penjelasan mengenai Mitra sekurang-kurangnya memuat Nama, Tempat Kedudukan,                 Jenis Usaha, Modal disetor, total aset, susunan keanggotaan Direksi, Dewan                               Komisaris/Dewan Pengawas serta pemegang saham pengendali
e. Hasil studi kelayakan secara komperhensif dan rencana bisnis yang meliputi aspek                     operasional, financial, hukum dan pasar, serta kajian manajemen risiko dan mitigasi atas            risiko tersebut
f. Dokumen pendukung, meliputi bukti kepemilikan/penguasaan, data lokasi, dokumen                   penetapan RUTR, anggaran dasar, laporan keuangan mitra 2 (dua) tahun terakhir                       berdasarkan hasil audit
g. Fakta integritas yang ditanda tangani seluruh anggota Direksi.

Dalam kondisinya saat ini sangat sering terjadi benturan kepentingan terkait pemanfaatan lahan, sebagai contoh pemerintah daerah memohonkan pinjam pakai lahan milik BUMN untuk kepentingan umum, namun jika kita melihat lebih dalam maka pemerintah daerah sudah menyalahi aturan perundang-undangan yang berlaku dan mengikat proses pengadaan tanah untuk kepentingan umum, atau pertimbangan keuangan daerah (APBD) sehingga pemerintah daerah menjadi pihak yang seolah-olah sangat membutuhkan bantuan dengan mengenyampingkan kepentingan pemegang hak atas tanah dimaksud.
Selanjutnya penyebab benturan tersebut adalah akibat dari pemilihan kepala daerah secara langsung dan otonomi daerah, hal ini menyebabkan para kepala daerah menjadi raja yang memilki kepentingan dan keinginan yang harus dilaksanakan oleh seluruh staff yang ada dibawahnya, ya akibat standart manusia yang menjadi kepala daerah sangat tidak jelas.
Hal-hal yang bertolak belakang itulah yang sangat mendasar menimbulkan ketidakharmonisan antara perusahaan dengan pemerintah daerah

Selasa, 14 Oktober 2014

Realita Kadang Bukan Kenyataan

Dari sudut pengartian dalam bahasa Indonesia Realita merupakan kenyataan, namun entah berdasar kepada apa sehingga saat ini menjadi hal yang berbanding terbalik antara 2 (Dua) kata tersebut, apakah terjadi pergeseran makna akibat dari salah satu kata tersebut merupakan bahasa serapan dari bahasa asing atau pun hal lainnya, sehingga mari kita lihat kondisinya dalam kehidupan kita :
Sebahagian besar masyarakat Indonesia tidak memiliki rekam jejak pendidikan yang mumpuni bahkan sangat besar angka masyarakat Indonesia yang tidak mengenyam pendidikan, hal ini merupakan sebuah kenyataan namun realitanya kita lihat bahwa saat ini didalam hutan pun sudah ada sekolah dan dibawah jembatan juga demikian, sehingga apakah benar kenyataan yang mengatakan bahwa masyarakat kita tidak mengeyam pendidikan atau system pendidikanlah yang bermasalah sehingga gagal mengajarkan.
Indonesia adalah sebuah negara demokrasi dengan mengakui Ketuhan Yang Maha Esa itu, hal menyatakan bahwa musyawarah untuk mufakatlah salah satu pokok pemikirannya dan ada agama yang di akui resmi oleh pemerintah maupun masyarakatnya dan hal ini merupakan kenyataan, namun kita lihat kedalam kondisi saat ini dimana angka kejahatan dan korupsi di Indonesia sangat tinggi sehingga kita menyimpulkan seolah-olah bahwa tidak beragama dan dalam bernegara setiap warga masyarakat Indonesia terwakili di dalam dewan perwakilan rakyat yang fungsi tugas dan tanggung jawabnya membawa dan memperjuangkan asprasi rakyat untuk dipenuhi oleh pemerintah atau pun penguasa, hal ini menjelaskan bahwa yang dipilih rakyat adalah orang yang telah mengajukan dirinya untuk mewakili, namun mari kita lihat saat ini seluruh wakil rakyat terkesan tidak membawa aspirasi rakyat yang diwakilinya, mereka sibuk dan arogan membela kepentingan pribadi maupun kelompoknya, lihatlah muncul koalisi merah putih (KMP) dan koalisi Indonesia hebat (KIH) yang mana dari kedua ini yang membawa dan memperjuangan aspirasi rakyat yang diwakilinya, siapa yang bisa menjawab? Kalau saya menjawab yang sudah tentu jawabannya adalah realita bukan kenyataan
Indonesia adalah bangsa yang besar dengan potensi yang sangat baik, hal ini juga mencakup untuk bidang olah raga, sepak bola Indonesia dulu sangat diperhitungkan dikancah sepak bola dunia, bulu tangkis Indonesia selalu dapat menjuarai kejuaraan kelas dunia dan hanya bersaing ketat dengan china, itu realita namun kenyataannya saat ini Indonesia selalu terpuruk dalam bidang olah raga namun tetap berlagak eksis dengan tetap mengirimkan olahragawannya untuk perlombaan dan kejuaraan yang sebeanrnya belum sesuai dengan kemampuan Indonesia saat ini, ini merupakan kenyataan yang memalukan dan merugikan bangsa baik secara moril maupun materil.

Kehidupan sehari-hari pun sering terjadi hal realita bukan kenyataan, kita sadari atau tidak namun itu terjadi, tulisan ini hanya kilasan pemikiran yang mungkin tidak seprinsip dengan yang lain, hanya permintaan maaf yang ada untuk tulisan ini. 

Jumat, 10 Oktober 2014

Konsisten dan Natural

Stabil dan tetap dalam irama menyerupai datangnya pagi dan perginya sang mentari. Adalah sebuah siklus dalam kehidupan sehingga sangat diperlukan sebuah perjuangan didalamnya.
Pagi tidak akan pernah datang tanpa harus menyisihkan gelapnya malam. Rembulan pun tak akan bersinar tanpa merebut cahaya mentari itu mungkin secarik filosofi dalam konsistensi dan natural. Karena tak ada korban yg menjadi rugi mau pun hancur akibat siklus tersebut dan apakah manusia seperti itu? Memang jawaban positif sulit terdengar jika kita jujur menjawabnya. Tapi yakinlah bahwa anda memiliki dan bisa untuk tidak merugikan dan menghancurkan orang lain untuk bisa konsisten dan natural.
Terkesan merugi apabila seseorang melepaskan aebuah kesempatan dalam hidupnya. Namun apa pernah orang lain berfikir bahwa kesempatan tersebut jika diambil maka akan menghancurkan harapan orang lain. Jd sebaiknya kita agar tetap mawas diri dalam berbuat. Berfikir dan bersuara sehingga kita tetap menjadi manusia yg sederhana namun kaya dengan hati dan perasaan ikhlas menjalani hidup ini

Selasa, 23 September 2014

Efektif dalam pembaharuan yang Seimbang

Cobalah kamu datang kepada seseorang yang bekerja di perkayuan untuk menggergaji pohon. Setiap hari mereka bekerja dengan keras selama berjam-jam, kemudian ajaklah agar mereka berhenti sejenak untuk mengasah gergaji, sebagian besar dari mereka akan menjawab, “Saya tidak punya waktu untuk menajamkan gergaji, saya sedang sibuk menggergaji!” anggapkan mereka bahwa semakin sering gergaji tersebut dipergunakan untuk memotong maka ketajaman matanya akan selalu terjaga dan mungkin lebih sesuai untuk dipergunakan memotong kayu.
Pemikiran pekerja perkayuan yang konservatif atau dengan kata lain lebih mengutamakan kinerja dari pada pengembangan kemampuan kerja dan kualitas diri itu bukan merupakan sesuat yang dikatakan kesalahan, mengingat sebenarnya posisi dari pekerja tersebut sudah sampai kepada titik amannya sehingga pandangannya menjadi tertutupi oleh hal tersebut.
Sebenarnya ada sebuah pola lain menyikapi hal tersebut seperti situkang tersebut mengambil waktu untuk mengasah gergaji. Dengan demikian maka pekerja tersebut akan
memperbaharui empat dimensi dari sifat alaminya yaitu :
·         Fisik,
·         Spiritual,
·         Mental dan
·         Sosial/emosional,
Sebenarnya kita semua dapat bekerja dengan lebih cepat dan efesien tanpa menemui kesulitan dalam melaksanakan pekerjaan tersebut,  hanya saja kita kita harus proaktif dan ini adalah aktivitas kedua yang terpenting (penting, namun tidak urgen) yang harus diaktifkan. Itu adalah pusat dari Lingkaran Pengaruh, maka kita mesti mengerjakannya untuk diri
kita sendiri.
Kita mulai saja dengan pembahasan Fisik, dalam pembahasan ini merawat fisik, menyangkut merawat tubuh - makan makanan sehat, cukup istirahat dan santai, dan berolah raga secara teratur. Jika kita tidak punya program olah raga teratur, pada akhirnya kita akan membiarkan masalah kesehatan muncul. Program baru harus dimulai secara bertahap, sesuai dengan penemuan riset terbaru. Keuntungan terbesar dari merawat diri sendiri adalah pengembangan diri dengan proaktif.
Selanjutnya pembahasan Spiritual hal ini adalah pusat diri dan komitmen yang akan menilai system diri kita dan hal ini tergambar di atas sumber yang menginspirasi dan mengangkatmu serta mengikatmu pada kebenaran manusia yang abadi. Ketika kita meluangkan waktu untuk menggambarkan pusat kepemimpinan dari hidup kita, apa yang menjadi pokok kehidupan, itu akan mengembang bagaikan payung yang menaungi apapun di bawahnya. Inilah mengapa suatu pernyatan misi pribadi begitu penting.
Selanjutnya mental memiliki peran yang lain yaitu untuk menjaga ketajaman pikiran dengan membaca, menulis, mengelola dan merencanakan. menginformasikan dan perlihatkan dirimu terhadap pemikiran-pemikiran yang besar.
Televisi adalah hambatan terbesar dari pembaharuan mental. Banyak dari program televisi adalah pemborosan waktu karena tidak memperbaharui diri, hal ini disebabkan materi tontonan yang tidak mengandung informasi atau dengan kata lain hanyalah tontonan sampah yang hanya indah dilihat tanpa makna apapun didalamnya, hal ini adalah penghancuran mental.
Dimensi fisik, spiritual dan mental dekat hubungannya dengan visi pribadi, kepemimpinan dan manajemen. Dimensi sosial/ emosional memfokuskan pada prinsip kepemimpinan pribadi, komunikasi empati dan kerjasama kreatif. Kehidupan emosional kita adalah pertama yang dikembangkan.
Pembaharuan dimensisosial dan emosional sangat memerlukan perhatian dan latihan secara konsisten/berkala dalam bersosialisasi dengan interaksi dengan orang lain. Sukses adalah, tidak hanya dinilai dari kemampuan mengatasi persoa-
lan intelektual, tetapi juga emosi; ini sangat berhubungan dengan perasaan
keamanan pribadi. Sehingga apabila kita merasa terancam maka tidak akan mungkin sukses.
paradigma yang akurat dan prinsip yang benar dalam pikiran dan hati kita. Ini datang dari hidup dalam integritas kehidupan, dimana kebiasaan harian akan terefleksikan pada nilai-nilai pribadi yang terdalam. Disana juga ada rasa aman hakiki yang datang sebagai hasil dari kehidupan saling-ketergantungan yang efektif dan dari melayani, dari membantu orang lain di jalan yang bermakna. Setiap hari, kita bisa melayani orang lain dengan membuat tabungan emosional.
Pembaharuan pribadi harus termasuk permbaharuan yang seimbang dari ke-empat hal dimaksud yaitu fisik, spirit, mental dan sosial/emosional. Pengabaian salah satu area memberi akibat negatif pada akhirnya. Konsep yang sama juga terjadi pada organisasi. Proses perbaikan terus menerus adalah ciri khas gerakan Total Quality dan suatu kunci yang sangat memiliki pengaruh masalah ekonomi seseorang. Sesuatu yang kamu kerjakan untuk mengasah gergaji dengan kata lain salah satu dimensi memiliki dampak terhadap dimensi lainnya, karena mereka sangat erat keterkaitannya.
Untuk perbaikan diri maka sejam setiap hari untuk kita memperbaharui dimensi pribadi, hal ini merupakan kunci untuk pengembangan dan menyempurnakan diri (lingkaran pengaruhmu).
Pembaharuan adalah prinsip dan proses yang memperkuat kita untuk bergerak dalam pertumbuhan dan perubahan, (suatu perbaikan terus menerus). Pendidikan hati nurani adalah hal terpenting untuk pimpinan yang benar-benar
proaktif dan sangat efektif. Hati nurani adalah anugrah yang bisa merasakan kesesuaian atau perbedaan (disparitas) kita dengan prinsip yang benar dan mengangkat kita ke atas. Melatih dan mendidik hati nurani memerlukan kelimpahan diri secara teratur pada literatur yang berimspirasi, pengajaran pada pemikiran mulia, dan hidup dalam harmoni dengan suara-kecilnya (tenang).
Dag Hammarskjold“Siapa yang ingin menjaga kerapian kebunnya maka ia tidak menyediakan tanahnya untuk rumput. Hukum alam dari panen menentukan, mereka selalu memperoleh apa yang ia taburkan -- tidak lebih, tidak kurang.

Marilah kita terus bergerak dan mengarah kepada perbaikan dengan terus belajar untuk berkomitmen dan mengerjakan hal ataupun bidang yang selelu lebih baik dan tinggi dari sebelumnya, dengan tetap menggunakan hati nurani yang bersih..

Rabu, 17 September 2014

RESAHNYA PARA PEMEGANG HGU

Hak Guna Usaha adalah hak yang diberikan negara untuk digunakan dalam kegiatan usaha yang bertujuan sebagiannya bagi kemaslahatan masyarakat indonesia secara keseluruhan dengan tidak menghilangkan hak kepemilikan tanah tersebut dari negara.
Dalam perkembangannya dewasa ini sangat banyak terjadi benturan yang merugikan banyak pihak baik pemegang hak, masyarakat dan pemerintah sendiri, hal permasalahan ini bersumber dari masing-masing pihak yang ikut didalamnya seperti :
  1. Munculnya ketentuan hukum baru yang mengatur hal lain diatas tanah/objek HGU, seperti penentuan kawasan hutan lindung dan kawasan pertambangan dll yang terbit belakangan dari pada terbitnya HGU.
  2. Pegeseran tapal batas HGU yang disebabkan oleh kondisi alam, perbuatan disengaja oleh pemegang hak dan masyarakat disekitar HGU khusus untuk perbuatan penggeseran secara disengaja yang merupakan  tindakan melawan hukum dengan tututan berlapis baik secara KUHP dan UU Konflik Sosial karena pada akhirnya akan memicu konflik sosial.
  3. Program kerja pemerintah daerah yang tidak terprogram dengan baik dan tidak terintegrasi dengan program-program lainnya, sehingga potensi HGU dimaksud menjadi tidak termanfaatkan secara maksimal.dll.
Selanjutnya akan dibahas masing-masing poin diatas, dimulai dengan munculnya ketentuan hukum baru yang mengatur hal lain diatas objek HGU, hal ini dilihat dengan munculnya UU Kehutanan dan UU Pertambangan yang menggeser kedudukan dari UU Pokok Agraria yang secara harfiah mengatur seluruh hal terkait pertanahan di Republik Indonesia. sehingga banyaknya HGU atau hak atas tanah lainnya yang telah terbit sebelumnya dengan berdasarkan UUPA dan aturan tambahan lainnya menjadi gugur dan dikatakan tindakan melawan hukum. sehingga mengorbankan pemegang hak baik secara materi dan non materi. lalu siapa yang akan bertanggung jawab atasnya ? yang memberikan hak adalah negara melalui BPN yang membuat kerancuan juga Negara melalui badan atau institusi negara lainnya, sampai dengan saat ini keresahan ini belum terjawab dan mungkin tidak terjawab sampai dengan beberapa tahun kedepan.
Selanjutnya dibahas mengenai pegeseran patok batas yang disebabkan oleh faktor alam ya tentu saja tidak dapat untuk ditelaah lebih dalam karena tidak ada seorangpun yang tahu dan bisa mengendalikannya, namun untuk pegeseran akibat perbuatan disengaja maka itu tentu didasari oleh kepentingan atas  tanah tersebut yang secara mutlak merupakan tindakan melawan hukum. namun hal ini bisa juga disebabkan kesalahan BPN dalam penerbitan hak seperti berbedanya penguasaan fisik yang ada dilapangan dengan luasan dalam sertipikat HGU namun kita tidak menyimpulkan bahwa hal tersebut karena kepentingan pribadi dari pihak BPN mau pun petugasnya tapi tetap saja kemungkinan itu akan terjadi.
Program kerja Pemerintah Daerah yang tidak teritegrasi dan terprogram dengan baik, bahkan sering diluar logika masyarakat umum seperti planning pengembangan kota pada lahan perkebunan yang jauh dari pemukiman dan perkembangan masyarakat (aneh dan lucu), pembuatan jalan negara diatas HGU yang terkesan tidak perlu dan hanya penghamburan dana negara, hal ini bisa disebabkan oleh kepala daerah yang tidak memiliki kompetensi dan terkesan terhutang budi dengan konstuennya pada saat pemilihan kepala daerah, ya apakah itu perbuatan melawan hukum? tentu perlu pembuktian dan proses yang lebih mendalam dan lanjutan.
sementara pembahasan samapi sekian dan akan dilanjutkan kemudian.....

Senin, 14 April 2014

hindari sakit pinggang

Nyeri punggung merupakan gangguan yang sering dialami kaum urban, khususnya bagi mereka yang banyak menghabiskan waktu duduk di depan meja. Kendati demikian, banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghindari permasalahan tersebut. Bahkan cara-caranya tergolong sederhana dan mudah dilakukan.
Menurut Kathy Dieringer, dari National Athelic Trainers' Association, cara untuk menghindari nyeri punggung dimulai dari tidak merokok, serta menjaga berat badan ideal dengan nutrisi yang baik dan olahraga. Postur yang baik, keseimbangan, kekuatan, dan fleksibilitas membantu memperkuat tulang belakang untuk mendukung punggung.
"Elemen-elemen tersebut dapat menyokong punggung yang baik, menjaga kekuatan tulang dan tubuh, serta membantu penyembuhan setelah cedera," katanya.
Untuk menjaga postur tubuh yang baik, Dieringer menjelaskan, saat duduk bahu harus ditarik ke belakang, hindari membungkuk, dan tidak duduk selama lebih dari 30 menit tanpa diselingi berdiri dan berjalan-jalan.
Selain itu, penting juga untuk mendukung punggung ketika sedang duduk atau tidur. Duduklah dengan posisi lutut sedikit lebih tinggi daripada pinggul. Saat di tempat tidur, jaga posisi lengkungan tulang punggung dengan menggunakan bantal, bila perlu.
Otot tubuh bagian tengah, termasuk otot perut, otot punggung, dan otot pelvis, merupakan penyokong utama dari tubuh Anda. Untuk menguatkannya, latihan yang disarankan adalah dengan melakukan crunch. Latihan juga disarankan seimbang antara otot atas dan bawah punggung, guna menjaga fleksibilitas.
Dieringer menegaskan, jika terbiasa tidak aktif, maka inilah waktunya untuk bergerak. "Mulailah dengan berjalan karena aktivitas tersebut merupakan cara yang baik untuk menjaga kesehatan punggung."
Ia juga mengingatkan, saat mengangkat benda berat, patahkan dulu lutut dan jaga punggung tetap lurus. "Jangan membalikkan punggung saat mengangkat berang berat, pastikan pinggul dan bahu menghadap ke arah yang sama."

Tidur Siang Itu Tidak Baik

Saat lelah, biasanya kita akan berusaha untuk mencari waktu tidur di sela aktivitas. Ya, tidur siang memang dapat mengurangi stres dan menambah energi. Namun, jika terlalu banyak, hal tersebut bisa berbahaya.
Menurut para peneliti dari Cambridge University, tidur siang juga merupakan tanda dari permasalahan kesehatan. Peneliti menemukan, orang yang tidur siang dengan durasi terlalu lama lebih mungkin untuk meninggal pada usia muda.

Menurut mereka, tidur siang hampir dapat dideskripsikan sebagai sains. Jika dilakukan dalam ukuran yang tepat, tidur siang dapat mengurangi rasa lelah sehingga saat terbangun tubuh akan terasa lebih segar. Namun, jika terlalu banyak tidur siang, hal itu justru kontraproduktif.
Para peneliti menyarankan agar tidur siang dilakukan tidak lebih dari 30 menit. Tujuannya adalah untuk mencegah tubuh masuk ke fase tidur yang lebih dalam. Hasil studi menunjukkan, seseorang yang tidur siang lebih lama dari satu jam dalam sehari 32 persen lebih mungkin untuk meninggal pada usia muda.
Studi yang dipublikasi dalam American Journal of Epidemiology ini melibatkan lebih dari 25.000 pria dan wanita di Inggris yang berusia 40-79 tahun. Dari peserta tersebut, 16.000 di antaranya menjawab pertanyaan soal kebiasaan dan durasi tidur mereka yang dikategorikan menjadi dua, kurang atau lebih dari satu jam. Mereka yang tidak tidur siang dikategorikan sebagai kelompok kontrol.
Setelah diikuti selama 13 tahun, peserta yang tidur siang lebih dari satu jam menghadapi risiko yang lebih tinggi untuk meninggal karena berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, kanker, dan penyakit pernapasan. Hubungan ini tetap ditemui setelah peneliti memasukan faktor lain, seperti usia, jenis kelamin, kelas sosial, tingkat pendidikan, pekerjaan, indeks massa tubuh, tingkat aktivitas fisik, merokok, konsumsi alkohol, depresi, penggunaan obat-obatan, tidur malam, dan tanda-tanda awal penyakit.
Meski begitu, peneliti mencatat tidak ada hubungan sebab-akibat antara keduanya. Namun, mereka menegaskan hubungan antara keduanya mungkin sangat erat.
Mereka menulis, tidur siang yang dilakukan dalam waktu lama berhubungan dengan adanya permasalahan kesehatan yang belum terdiagnosis. Alasannya, orang yang mengalami permasalahan kesehatan umumnya cepat lelah dan mengantuk.

Entri Populer